Jika anda rasa ‘terlalu repot’ untuk memanggil seorang mantri atau dokter hewan, jangan biarkan kambing/ domba masuk kandang anda tanpa mendapatkan bekal kesehatan.
Karena, hewan yang berasal dari pasar atau tempat lain yang tidak anda tahu asal usulnya, bisa jadi mengidap penyakit yang dapat berkembang di dalam tubuhnya plus menularkan penyakit itu kepada yang lain.
Jika demikian, tentu akan mengganggu program penggemukan atau pembiakan, atau bahkan lebih fatal lagi anda harus membayarnya dengan kematian.
Setidaknya, ada tiga jenis obat yang perlu diberikan kepada kambing/ domba pada saat masuk kandang. Pertama, antibiotik seperti Vet-oxy, limoxin. Kedua vitamin Bkompleks. Dan ketiga, obat cacing seperti Albenol-100 Oral, Kalbazen. Berikan obat-obatan tersebut sesuai dengan takaran yang dianjurkan dalam kemasan.
Jika terdapat kambing/ domba yang nampak sakit, segera karantinakan untuk memudahkan pengawasan dan berikan perlakuan khusus. Ini juga untuk mencegah terjadinya penularan kepada kambing/ domba lain.
Berikut beberapa step atau langkah dalam menyuntik kambing/domba:
Step1 masukkan cairan obat ke dalam suntikan sesuai dengan takaran yang dianjurkan. Pastikan tidak ada gelembung udara di dalamnya.
Step2 jepit bagian badan belakang kambing/ domba dengan menggunakan kedua paha anda. Ini untuk mencegah agar domba tidak berontak.
Step3 Tekan jarum suntik masuk ke daging paha kambing/ domba dan dorong cairan obat masuk ke dalamnya.
Step4 Sesegera mungkin tarik keluar jarum suntik dari tubuh is kambing/ domba. Berikan cairan alkohol pada bekas suntikan jika tersedia.
Step5 Berikan obat cacing dengan mencekokkannya melalui oral/ mulut
Sumber: http://igl-farm.com/tips-menyuntik-kambing/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar